UC auction, Jakarta - Kontribusi Hino untuk perkembangan pasar otomotif nasional terbilang positif. Di mana sepanjang 43 tahun perjalanannya, Hino terus menegaskan komitmen sebagai mitra strategis jangka panjang dalam mendukung industri transportasi nasional.
Kontribusi Hino sendiri tertuang melalui investasi berkelanjutan di sektor manufaktur, penguatan ekosistem industri dalam negeri, serta layanan purna jual terintegrasi untuk mendukung keberlanjutan operasional pelanggan.
Perakitan Hino sendiri dilakukan sejak 1982 melalui perusahaan Hino Indonesia Manufacturing (HIM), lalu berlanjut ke Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) pada April 2003.
Di atas kertas, kepemilikan mayoritas perusahaan adalah Hino Motor Ltd (prinsipal) sebesar 90 persen, sedangkan sisanya atau 10 persen milik Grup Indomobil. Sementara nilai investasi yang dikucurkan hingga sekarang berjumlah US$112,5 juta atau sekitar Rp1,9 triliun.
Baca juga: Hino 500 Series Sukses Kuasai Pasar Medium Duty Truck di Tanah Air
Investasi itu meliputi pembangunan basis produksi terintegrasi dengan luas area mencapai 296.000 m² dan luas bangunan lebih dari 169.000 m² dan tercatat menyerap 1.548 tenaga kerja.
Fasilitas pabrikan Hino sendiri mampu memproduksi hingga 75.000-unit kendaraan per tahun, yang diproduksi melalui lini manufaktur berstandar Hino Motors Limited, Japan untuk light duty, medium duty hingga bus.
“Komitmen Hino terhadap penguatan industri nasional juga tercermin dari Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk Hino yang telah mencapai di atas 40% ditambah lagi Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) 14.10%, tentu saja ini bukti dari strategi jangka panjang untuk mendorong pemanfaatan komponen lokal, pengembangan supplier dalam negeri, serta penguatan rantai pasok industri otomotif nasional” terang Harianto Sariyan, Director PT HMMI.
Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, produk dan komponen Hino yang diproduksi di Indonesia juga berkontribusi pada pasar global.
Baca juga: Hino dan Pertamina Patra Niaga Jalin Kerja Sama General Maintenance untuk 2.773 Armada Tangki
Pabrikan mencatat sejak 2011 silam, Hino Indonesia secara konsisten sudah mengekspor kendaraan utuh atau CBU, CKD, serta komponen ke berbagai negara di Asia Tenggara, Amerika Selatan, hingga Asia Timur, seperti Vietnam, Filipina, Bolivia, Haiti, Papua Nugini, Thailand, Malaysia, Pakistan, Taiwan, dan Jepang.
Tentunya pencapaian itu menjadi bentuk kontribusi Hino terhadap pertumbuhan industri otomotif Tanah Air hingga kini.
Well.. Buat Sobat UC auction yang ingin mengetahui update terbaru seputar dunia lelang dan kabar otomotif, bisa mengunjungi website kami di www.UCauction.co.id atau hubungi Hallo UC di 0811 9009 404.